Komparasi Pendapatan Petani yang Menerapkan Dan yang Belum Menerapkan Sistem Dapog Di Desa Kapuk

Authors

  • Muhammad Hafis Muhammad Hafis Universitas IBA
  • Chuzaimah Fakultas Pertanian Universitas IBA
  • R.A. Umikalsum Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas IBA

DOI:

https://doi.org/10.36085/agribis.v18i2.8863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparasi karakteristik serta perbedaan pendapatan antara petani yang menerapkan maupun yang belum menerapkan sistem dapog. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Kapuk pada bulan November 2024 – Februari 2025. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja  dikarenakan Desa Kapuk adalah salah satu desa yang menerapkan penyemaian menggunakan teknologi sistem dapog pada lahan rawa lebak yang tergolong masih sedikit di Provinsi Sumatera Selatan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik petani padi  yang menerapkan sistem dapog dan yang belum menerapkan sistem dapog memiliki perbedaan pada kategori umur dan jumlah anggota keluarga. Penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat komparasi rata-rata pendapatan antara petani menerapkan sistem dapog dan yang belum menggunakan sistem dapog. Rata-rata pendapatan petani menerapkan sistem dapog yaitu sebesar Rp24.222.919/mt, sedangkan rata-rata pendapatan petani yang belum menerapkan sistem dapog yaitu sebesar Rp23.556.638/mt.

Kata kunci : Komparasi,  karakteristik, Pendapatan, Dapog.

Downloads

Published

2025-07-23