ANALISIS PERAN PEREMPUAN ANGGOTA KELUARGA KERUKUNAN TABUT (KKT) PADA PELAKSANAAN TABUT DI KOTA BENGKULU

Authors

  • Yunika Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Ayu Wijayanti Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Keywords:

The Role Of Woman, KKT, Implementation Of The Ark

Abstract

This study aims to determine the Analysis of the Role of Female Members of the Ark Harmony Family (Kkt) in the Implementation of the Ark in Bengkulu City. In order to achieve research objectives, researchers used qualitative research methods, with the concept of the role of KKT women in carrying out the ark. With a case study approach, research informants were determined through a purposive sampling technique. The results showed that the Analysis of the Roles of Female Members of the Ark Harmony Family (Kkt) in the Implementation of the Ark in Bengkulu City, can be divided into two, namely the domestic role and the aesthetic role. The division of these categories is based on what the women members of the KKT have done so far, namely cooking as preparation for traditional events, participating in ritual events.

Keywords: The Role Of Womae, KKT, Implementation Of The Ark

References

A. Muri Yusuf. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Penelitian Gabungan (PT Fajar Interpratama Mandiri (ed.); Pertama). KENCANA.

Astuti, L. (2016). Pemaknaan Pesan pada Upacara Ritual Tabut (Studi pada Simbol-Simbol Kebudayaan Tabut di Provinsi Bengkulu). Jurnal Profesional FIS UNIVED.

Argita E. Metode Penelitian Kualitatif. Metode Penelit Kualitatif. 2016;2:34-45.

Asholiha, R. T., & Khusyairi, J. A. (2022). Tradisi Selametan Di Makam Kampung Kedung Mangu, Surabaya. Siwayang Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, Dan Antropologi, 1(3), 107–120.

Achmad, Syiafril. 2012. Buku Putih The Tabut Bencoolen. Bengkulu.

Bruno, L. (2019). Konsep peran dalam ilmu sosial dan wanita menurut pandangan para agamawan dan para ahli. 53(9), 1689–1699.

Brigette Lantaeda S, Lengkong FDJ, Ruru JM. Peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dalam Penyusunan Rpjmd Kota Tomohon. J Adm Publik. 2012;04(048):243.

Chiki kadek. (2010). Kompetensi Penelitian dan Pengembangan 05-B1.

Dadi, A. (2010). Interaksionisme Simbolik. Komunikasi Antar Budaya, 9(2), 302.

Endang, R. (2011). Tradisi Tabut Pada Bulan Muharram Di Bengkulu. J. Kebudayaan, S. Islam, 47–55.

Friedman M. Pengertian Peran Dan Konsep Teori Peran. Published online 2019:19-39.https://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/17162/2/T2_752015016_BAB II.pdf

Fabiana Meijon Fadul. Kajian Teori dan Kerangka Pemikiran. Published online 2019:9-32.

Febrianty, S. D., Asril, A., & Erlinda, E. (2020). Tari Tabut Sebagai Manifestasi Budaya Masyarakat Kota Bengkulu. Melayu Arts and Performance Journal, 3(2), 142–153.

Iva, A. (2015). Nilai Filosofis Budaya Matrilineal di Minangkabau (Relevansinya bagi Pengembangan Hak-Hak Perempuan di Indonesia). Jurnal Filsafat, 25(1), 32–55.

Japarudin, J. (2021). Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Tabut. Penerbit Samudra Biru (Anggota IKAPI).

Kasanah U. Metode Penelitian Kualitatif. Ulfa Kasanah. Published online 2017:33-36.

Ki, J., Dewantara, H., Timurr, M., & Metro, K. (2022). Jurnal Komunikasi dan Budaya. 03, 112–118.

Marhayati, N. (2019). STRATEGI PELESTARIAN BUDAYA TABUT. In NoerFikri (Vol. 4, Issue 1).

Marhayati, N. (2019a). Buku: Strategi Pelestarian Budaya Pada komunitas Tabut di Bengkulu.

M S. ‘Urf Dan Budaya Tabut Bengkulu. Millah. 2016;XI(2):579-606. doi:10.20885/millah.volxi.iss2.art12.

Mughofar J. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. 2013;4(1):88-100.

Mustaqim. Metode Penelitian Gabungan Kuantitatif Kualitatif / Mixed Methods Suatu Pendekatan Alternatif. J Intelegensia. 2016;04(1):1-9.

Nizammuddin. (2021). Metode Penelitian (Nizammuddin (ed.); ke 1). DOTPLUS Publisher.

Ngangi C. Pendekatan Penelitian Kualitatif. 2011. 7:27-53.

Nursalam UNY. Lahirnya Upacara Tabut Di Bengkulu. 2013;53(9):1689-1699.

Nurmayanti, P., Suryawati, E., Firzal, Y., Ramaiyanti, S., & Maulida, Y. (n.d.). Model konseptual kepemimpinan, gender, dan diversitas. Jurnal EL-RIYASAH, 12(1), 1–25.

Nirman. Nirman, Pendidikan Perempuan Menurut Murtadha Mutahhari; Kajian Buku Filsafat Perempuan Dalam Islam, (Yogyakarta: Skripsi UIN Sunan Kalijaga, 2015). 12 12. Published Online 2015:12-28.

Linda Astuti. media.neliti.com/media/publications/161484-ID-none.pdf. 2016;3(1). https://media.neliti.com/media/publications/161484-ID-none.pdf

Oliver, J. (2013). Teori Peran. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Prima, R., Sya, D., Nur, S., & Sya, H. (n.d.). Tugas Akhir Semester ” Studi Kasus ” Metode Penelitian Kualitatif Oleh : Jurusan Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri ( Stain ) Sorong. 2017.

Rachman, A. (2014). Perayaan Tabut: Upaya Membangun Masyarakat Toleran di Kota Bengkulu. Yogyakarta: Universitas Kristen Duta Wacana.

Rani, F. A. (2015). Diskriminasi Gender dalam Ritual Sedekah Bumi (Analisis Gender terhadap Partisipasi Perempuan Muslim di Dusun Dungun, Kabupaten Lamongan). Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Rohmana J, E. M. (2014). Perempuan Dan Kearifan Lokal: Performativitas Perempuan Dalam Ritual Adat Sunda. Musãwa Jurnal Studi Gender dan Islam.

Renta PP. TABUT Upacara Tradisi Masyarakat Pesisir Bengkulu. Sabda J Kaji Kebud. 2011;6(1):47. doi:10.14710/sabda.v6i1.13301

Ritzer, George. 2011. Teori Sosiologi dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Roazah N. Perempuan Dan Keluarga Studi Kasus Di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. UIN Satu Tulungagung. Published online 2020:10-47. http://repo.uinsatu.ac.id/17428/.

Risna, A. wanika. (2019).Alpir wanika risna npm. 1541020053.

Ritzer, George,2014. Teori Sosiologi Modern. Jakarta : Kenca Edisi ke 7.

Ryan, Cooper, & Tauer. (2013). METODOLOGI PENELITIAN. In Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents.

Ritzer, G. (2007). Interaksionalisme simbolik. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda ., 2(1), 151. https://www.ptonline.com/articles/how-to-get-better-mfi-results.

Sari, R. W. (2019). Eksistensi sebuah tradisi Tabut dalam Masyarakat Bengkulu. Majalah Ilmiah Tabuah: Talimat, Budaya, Agama Dan Humaniora, 23(1), 47–58.

Syamsir T. Organization and management. Handb Educ Ideas Pract. Published online 2015:377-518. doi:10.4324/9781315717463-14

Stephanie, G. (2018). Perancangan Buku Tradisi Tabut Bengkulu.

Sahayu W. Menentukan Sumber Data. Published Online 2013.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian. Alfabeta.

Sugiyono, (2012), Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D, ALFABETA, Bandung.

Suparyanto dan Rosad. (2020). Pentingnya Kesetaraan Gender Dalam Aspek Bermasyarakat. Suparyanto Dan Rosad, 5(3), 248–253.

Downloads

Published

03-02-2026

How to Cite

Tri Wahyuni , Y., & Wijayanti, A. . (2026). ANALISIS PERAN PEREMPUAN ANGGOTA KELUARGA KERUKUNAN TABUT (KKT) PADA PELAKSANAAN TABUT DI KOTA BENGKULU. JURNAL ILMIAH IDEA, 4(1), 41–55. Retrieved from https://gas3kglangka.umb.ac.id/index.php/idea/article/view/6606