STUDI KELAYAKAN USAHATANI TANAMAN TOMAT RAMPAI (Solanum Pimpinellifolium KECAMATAN SEMATANG BORANG KOTA PALEMBANG.
DOI:
https://doi.org/10.36085/agribis.v18i2.8874Abstract
Penelitian iUntuk menganalisis tingkat keuntungan usahatani tomat ceri di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang. Untuk mengevaluasi kelayakan finansial usahatani tomat ceri di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang.
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa wilayah tersebut merupakan salah satu kawasan yang aktif dalam budidaya tomat rampai. Metode yang digunakan adalah studi kasus.
Hasil penelitian menunjukkan :
1. Biaya Produksi dan Pendapatan
Total biaya produksi yang dikeluarkan untuk satu musim tanam budidaya tomat ceri adalah sebesar Rp707.813. Dengan total produksi mencapai 100 kilogram dan harga jual sebesar Rp21.000 per kilogram, total penerimaan yang diperoleh mencapai Rp2.100.000 per musim tanam. Selisih antara total penerimaan dan biaya produksi menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp1.392.187 untuk setiap musim tanam.
Kelayakan Usaha Berdasarkan R/C Ratio
Hasil analisis kelayakan usaha menggunakan Revenue-Cost (R/C) Ratio menunjukkan nilai sebesar 2,97. Artinya setiap pengeluaran sebesar Rp1 akan memberikan penerimaan sebesar Rp2,97. Nilai R/C Ratio yang lebih besar dari 1 menandakan bahwa usahatani tomat ceri di Kecamatan Sematang Borang layak untuk dijalankan dan berpotensi memberikan keuntungan yang cukup besar bagi petani.





